Dokter Onkologi di Malaysia
Ada 78 dokter onkologi yang praktek di berbagai rumah sakit di Malaysia.
Review Pasien
Tan*****
12 Januari 2026
Dr. Kevin Hew Poh Wai Loh Guan Lye
"Kami berobat di dokter Kevin sejak Mei 2025 hingga sekarang rutin tiap 1 bulan kontrol ke dokter Kevin, rencana awal bulan Februari 2026 akan kontrol kembali ke dokter Kevin.
Terima kasih untuk dokter Agnes yang tanggap dan banyak membantu kami mencarikan dokter selama kami di Penang."
Sof*******aja
13 November 2025
Dr. Nellie Cheah Lay Chin Loh Guan Lye
"Konsultasi dengan Dr. Nellie Cheah Lay Chin sangat baik. Dokter memberi penjelasan dengan jelas dan menjawab semua yang ditanyakan.
Pengobatan yang diberikan oleh Dr. Nellie Cheah Lay Chin yang terakhir adalah terapi radiasi SBRT
Untuk pelayanan RS Loh Guan Lye juga sudah cukup baik"
Zul*******feb
11 November 2025
Dr. Aiden Heng Fook Yew Timberland Medical Centre Kuching
"Alhamdulillah
Kemarin sore sudah bertemu dokter
Dan sudah dapat surat rujukan untuk melanjutkan kemo di pontianak
Terima kasih atas bantuannya mbak"
Von*******lot
3 November 2025
Dr. Mohamed Ibrahim Beacon Hospital
"Dato sabar dan menjelaskan sangat baik, kami di suggest Pet Scan yang kemudian dilakukan Selasa kemarin, Rabu kami bertemu kembali dan disarankan untuk mammaprint. Saat ini kami sedang dalam proses dengan lab untuk memulai mammaprint.
Secara timing kebetulan pas, setelah konsul siang, sore bisa bertolak ke airport
Terimakasih banyak referensinya dr Clara"
Sekilas Info
Dokter spesialis onkologi adalah dokter yang menangani dan merawat pasien kanker. Dokter onkologi adalah dokter yang akan melakukan terapi non-bedah pada pasien-pasien, seperti radioterapi dan kemoterapi.
Di Malaysia, biasanya pasien yang konsultasi ke dokter onkologi adalah pasien-pasien yang sudah melakukan biopsi, dan sudah ditegakkan menderita kanker.
Untuk pasien dengan keluhan benjolan tapi belum melakukan biopsi, biasanya akan disarankan untuk konsultasi dulu dengan dokter bedah dan melakukan biopsi.
Jika memang sudah ditegakkan bahwa benjolan tersebut adalah keganasan atau kanker, baru akan disarankan ke dokter onkologi untuk terapi.