Dokter Onkologi di Kuala Lumpur
Ada 40 dokter onkologi yang praktek di berbagai rumah sakit di Kuala Lumpur.
Review Pasien
Lai*******suf
27 Januari 2026
Dr. Mastura Md Yusof Picaso Hospital
"Siang dokter.. kmrn udh jumpa dg dokter mastura di pantai lalu di rujuk ke RS Picaso untuk melakukan imunotherapy dan di rawat 1 mlm hr ini udh keluar RS Picaso stlh visit dokter dan suruh jumpa kembali pada tgl 16/02/26 di RS Picaso"
Lai*******suf
27 Januari 2026
Dr. Mastura Md Yusof Pantai Hospital Kuala Lumpur
"Siang dokter.. kmrn udh jumpa dg dokter mastura di pantai lalu di rujuk ke RS Picaso untuk melakukan imunotherapy dan di rawat 1 mlm hr ini udh keluar RS Picaso stlh visit dokter dan suruh jumpa kembali pada tgl 16/02/26 di RS Picaso"
Yun*******adi
19 Januari 2026
Dr. Malwinder Singh Sandhu Pantai Hospital Kuala Lumpur
"Untuk kembali ke Dr Malwinder memang sdh di jadwalkan tp sepertinya masih dikaji ulang karena pasien merasa efek dari obatnya sangat mengganggu hingga lemas dan tdk bisa bab muka bengkak kaki lemas ada sedikit meriang di malam hari.
Terima kasih atas pelayanan Dr Aisha, sangat membantu kami."
Von*******lot
3 November 2025
Dr. Mohamed Ibrahim Beacon Hospital
"Dato sabar dan menjelaskan sangat baik, kami di suggest Pet Scan yang kemudian dilakukan Selasa kemarin, Rabu kami bertemu kembali dan disarankan untuk mammaprint. Saat ini kami sedang dalam proses dengan lab untuk memulai mammaprint.
Secara timing kebetulan pas, setelah konsul siang, sore bisa bertolak ke airport
Terimakasih banyak referensinya dr Clara"
Sekilas Info
Dokter spesialis onkologi adalah dokter yang menangani dan merawat pasien kanker. Dokter onkologi adalah dokter yang akan melakukan terapi non-bedah pada pasien-pasien, seperti radioterapi dan kemoterapi.
Di Kuala Lumpur, biasanya pasien yang konsultasi ke dokter onkologi adalah pasien-pasien yang sudah melakukan biopsi, dan sudah ditegakkan menderita kanker.
Untuk pasien dengan keluhan benjolan tapi belum melakukan biopsi, biasanya akan disarankan untuk konsultasi dulu dengan dokter bedah dan melakukan biopsi.
Jika memang sudah ditegakkan bahwa benjolan tersebut adalah keganasan atau kanker, baru akan disarankan ke dokter onkologi untuk terapi.